Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Kabar · 13 Jan 2022 12:11 WIB ·

32 Rumah Warga Blora Terdampak Angin Kencang


 Giat pembersihan material rumah rusak akibat angin kencang di wilayah Kabupaten Blora. Foto : BPBD Kabupaten Blora Perbesar

Giat pembersihan material rumah rusak akibat angin kencang di wilayah Kabupaten Blora. Foto : BPBD Kabupaten Blora

Burangrang.com | Blora – Angin kencang terjadi di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Selasa (11/1), pukul 17.30 WIB. Sebanyak 32 rumah warga terdampak peristiwa yang berlangsung bersamaan dengan hujan intensitas tinggi tersebut.

Wilayah terdampak angin kencang berada pada tiga desa di tiga kecamatan, yaitu Desa Klagen di Kecamatan Kedungtuban, Desa Ngelunger di Kecamatan Krandenan dan Desa Jurang Jero di Kecamatan Bogorejo.

Giat pembersihan material rumah rusak akibat angin kencang di wilayah Kabupaten Blora. Foto : BPBD Kabupaten Blora

Kejadian ini tidak mengakibatkan jatuhnya korban jiwa atau warga mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora membantu warga yang rumahnya terdampak.

Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk waspada dan siap siaga. Berdasarkan prakiraan cuaca pada esok hari (13/1) wilayah kecamatan Kedungtuban berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Demikian juga untuk wilayah Kecamatan Kranden, sedangkan Kecamatan Bogorejo berpeluang hujan ringan hingga sedang.

Warga diharapkan tidak hanya waspada terhadap potensi bahaya angin kencang tetapi juga bahaya hidrometeorologi basah lainnya, seperti banjir. Sebanyak 16 kecamatan berpotensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi di kabupaten ini. Wilayah kecamatan terdampak angin kencang termasuk dalam 16 wilayah yang memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori tersebut.

Selain mewaspadai puncak musim hujan pada Januari hingga Februari mendatang, masyarakat diharapkan untuk mewaspadai potensi dampak siklon tropis Tifanny. Menurut analisis BMKG, prediksi 24 jam ke depan, yaitu pada 13 Januari 2022, pukul 07.00 WIB, siklon terpantau dapat berkekuatan 30 knots atau 55 km per jam, dengan posisi 1.200 km sebelah barat daya Merauke.

Menurut BMKG, intensitas siklon ini diperkirakan akan menurun dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat. Fenomena ini memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia berupa potensi angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Di samping itu, potensi bahaya adanya gelombang tinggi 1,25 – 2,5 meter di Laut Flores, perairan selatan Baubau – Kepulauan Wakatobi, laut Seram bagian timur, perairan Fakfak – Kaimana, perairan Amanapare, Laut Banda, perairan Kepulauan Letti hingga Kepulauan Tanimbar, perairan Kepulauan Kei, Kepulauan Aru dan Laut Arafuru.

Pewarta : Cil
Editor : And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun

15 Mei 2022 - 11:00 WIB

Trending di Artikel