Menu

Mode Gelap
Program Liputan Pendakian Gunung Indonesia Explore Media – Burangrang.com Dukungan Cash Sponsor dan Kredibilitas Pelaku Ekspedisi Gunung Pendakian Yang Berada di Wilayah Taman Nasional Cara Sederhana Menjaga Kebugaran Fisik Sebelum Naik Gunung Mungkinkah Beda, Ekspedisi dan Petualangan?

Kabar · 18 Nov 2021 14:33 WIB ·

BBTNGGP Dan ITTO Turut Hadiri SeaBRnet Di Lombok


 Pertemuan yang berlangsung dengan mode hibrida selama 3 (tiga) hari pada tanggal 15 – 17 November 2021 di Lombok Astoria Hotel, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, dihadiri oleh sekitar 150 peserta secara offline. Foto: BBTNGGP Perbesar

Pertemuan yang berlangsung dengan mode hibrida selama 3 (tiga) hari pada tanggal 15 – 17 November 2021 di Lombok Astoria Hotel, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, dihadiri oleh sekitar 150 peserta secara offline. Foto: BBTNGGP

Burangrang.com | Lombok – The 13th Southeast Asian Biosphere Reserves Network (SeaBRnet) Meeting and International Conference: “Ecosystem Services and Community Empowerment towards Sustainable Biosphere Reserve Management”, konferensi yang kali ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Komite Nasional Program Man and Biosphere (MAB) Indonesia dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, serta difasilitasi oleh Sekretariat SeaBRnet di Kantor UNESCO Jakarta. Kegiatan ini juga didukung oleh Japan Funds-in-Trust (JFIT).

Pertemuan ini termasuk sesi khusus Jaringan Cagar Biosfer Asia-Pasifik (APBRN), mengumpulkan perwakilan dari pemangku kepentingan MAB di Asia Tenggara, yang di dalamnya terdapat Komite Nasional MAB dan pengelola Cagar Biosfer serta pemangku kepentingan lainnya.

Pembukaan “The 13th Southeast Asian Biosphere Reserves Network (SeaBRnet) Meeting and International Conference: “Ecosystem Services and Community Empowerment towards Sustainable Biosphere Reserve Management” Foto: BBTNGGP

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) merupakan salah satunya, dimana TNGGP menjadi kawasan inti Cagar Biosfer Cibodas (CBC), yang ditetapkan oleh UNESCO sejak tahun 1977.

Pertemuan yang berlangsung dengan mode hibrida selama 3 (tiga) hari pada tanggal 15 – 17 November 2021 di Lombok Astoria Hotel, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, dihadiri oleh sekitar 150 peserta secara offline, diantaranya perwakilan Komite Nasional MAB, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), para manajer/pengelola Cagar Biosfer di Asia Tenggara, perwakilan APBRN, Sekretariat MAB, kantor lapangan UNESCO di Asia dan Pasifik, serta para pemangku kepentingan utama MAB, termasuk perwakilan sektor swasta, International NGO dan lainnya.

Narasumber berasal dari beberapa negara yaitu Indonesia, Kamboja, Malaysia, Philipines, Thailand, Timor Leste, Vietnam dan Jepang. Foto: BBTNGGP

Rangkaian acara dibuka oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc, turut memberikan sambutan pada sesi pembukaan tersebut.

Ade Bagja Hidayat, S.Hut., M.Ling termasuk salah satu pemateri yang mewakili Indonesia, khususnya BBTNGGP dan ITTO PD 777/15 Rev. 3 (F) dengan paparan “Cagar Biosfer Cibodas (CBC) dan International Tropical Timber Organization (ITTO)”.

Keikutsertaan BBTNGGP dan ITTO dalam acara ini mewakili Cagar biosfer Cibodas untuk berbagi pengalaman pengelolaan Cagar Biosfer yg didukung oleh ITTO. Selain menjadi pembicara, BBTNGGP dan ITTO juga ikut serta dalam pameran guna publikasi dan diseminasi mengenai kegiatan-kegiatan yang terdapat di Cagar Biosfer Cibodas.

Pertemuan yang berlangsung dengan mode hibrida selama 3 (tiga) hari pada tanggal 15 – 17 November 2021 di Lombok Astoria Hotel, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, dihadiri oleh sekitar 150 peserta secara offline. Foto: BBTNGGP

Pertemuan ini dianggap penting untuk meningkatkan partisipasi dan jejaring aktif dalam Komunitas MAB di Negara Anggota kawasan – termasuk Komisi Nasional UNESCO dan MAB, kementerian terkait (termasuk KLHK), pengelola Cagar Biosfer dan pemangku kepentingan publik lainnya, serta universitas, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, dan kerja sama yang lebih kuat dengan pemangku kepentingan terkait.

Selain itu membina kerja sama dalam penelitian, implementasi dan pemantauan, termasuk pertukaran Informasi antar cagar biosfer, serta mengkomunikasikan dan menyebarluaskan kegiatan terkait pengelolaan cagar biosfer, informasi ini merupakan unggahan website resmi BBTNGGP.

Pewarta: Feb
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 116 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Program Liputan Pendakian Gunung Indonesia Explore Media – Burangrang.com

2 Januari 2024 - 16:26 WIB

Liputa Pendakian Gunung

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Trending di Kabar