Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Kabar · 29 Des 2021 12:21 WIB ·

BBTNGGP Melakukan Upaya Pemulihan Ekosistem Berkolaborasi Dengan PT. Bumi Paseban Alami


 Selain pihak BBTNGGP dan PT. BPA, kegiatan penanaman kali ini juga melibatkan masyarakat setempat, Masyarakat Mitra Polhut, Volunteer Panthera, dan mahasiswa PKL dari D3 Vokasi Ekowisata IPB. Foto : Tim Publikasi Bidang PTN Wilayah II Sukabumi Perbesar

Selain pihak BBTNGGP dan PT. BPA, kegiatan penanaman kali ini juga melibatkan masyarakat setempat, Masyarakat Mitra Polhut, Volunteer Panthera, dan mahasiswa PKL dari D3 Vokasi Ekowisata IPB. Foto : Tim Publikasi Bidang PTN Wilayah II Sukabumi

Burangrang.com | Sukabumi – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) kembali melakukan kegiatan penanaman dalam rangka pemulihan ekosistem di Resort PTN Selabintana.

Kali ini TNGGP berkolaborasi dengan PT. Bumi Paseban Alami (BPA) sebagai pemegang IUPSWA di Resort PTN Selabintana berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Nomor: SK. 289/1/KLHK/2020 tanggal 29 September 2020. Izin Usaha Penyediaan Sarana Wisata Alam (IUPSWA) merupakan izin usaha yang diberikan untuk penyediaan fasilitas sarana serta pelayanannya yang diperlukan dalam kegiatan Pariwisata Alam.

Kegiatan penanaman dalam rangka pemulihan ekosistem di Resort PTN Selabintana. Kali ini TNGGP berkolaborasi dengan PT. Bumi Paseban Alami. Foto : Tim Publikasi Bidang PTN Wilayah II Sukabumi

Kegiatan penanaman ini merupakan salah satu implementasi kegiatan yang tertuang dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) PT. BPA Tahun 2021. Sebagai pemegang IUPSWA, PT. BPA memiliki komitmen untuk mendukung pelestarian kawasan TNGGP sejak dua tahun terakhir.

Sesuai dengan dokumen Rencana Pemulihan Ekosistem (RPE) BBTNGGP Tahun 2020-2024, kegiatan pemulihan ekosistem kali ini di laksanakan di Blok Legok Tiis, Resort PTN Selabintana. Jumlah bibit yang ditanam adalah untuk tahun 2021 sebanyak 400 bibit dengan berbagai jenis bibit tanaman lokal seperti rasamala, ganitri, manglid, dan salam.

Secara umum, lokasi pemulihan ekosistem di Resort PTN Selabintana memiliki kriteria Rusak Sedang. Dengan dominasi vegetasi kaliandra dan semak belukar. Sementara vegetasi asli cenderung jarang baik tingkat semai, pancang, maupun tiang. Sehingga permudaan vegetasi asli ke tingkat selanjutnya akan sulit. Informasi ini disadur dari website resmi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Selain pihak BBTNGGP dan PT. BPA, kegiatan penanaman kali ini juga melibatkan masyarakat setempat, Masyarakat Mitra Polhut, Volunteer Panthera, dan mahasiswa PKL dari D3 Vokasi Ekowisata IPB.

Di penghujung tahun 2021 ini, BBTNGGP dan PT. BPA telah melakukan aksi untuk tetap menjaga kelestarian kawasan TNGGP.

Kegiatan penanaman dalam rangka pemulihan ekosistem di Resort PTN Selabintana. Kali ini TNGGP berkolaborasi dengan PT. Bumi Paseban Alami. Foto : Tim Publikasi Bidang PTN Wilayah II Sukabumi

Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan penanaman di lokasi pemulihan ekosistem Resort PTN Selabintana, pemulihan ekosistem di lokasi tersebut dapat dipercepat, sehingga ekosistem sebelum terjadi kerusakan dapat kembali seperti semula.

Pewarta : Cil
Editor : And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Trending di Kabar