Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Feature · 22 Des 2021 08:54 WIB ·

Burung-Burung Surga Kembali ke Habitatnya


 Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, melepasliarkan empat ekor aves dari dua jenis yaitu cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor), terdiri dari satu ekor betina dan dua ekor jantan, serta satu ekor aves jantan jenis toowa cemerlang (Ptiloris magnificus). Foto : BBKSDA PAPUA Perbesar

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, melepasliarkan empat ekor aves dari dua jenis yaitu cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor), terdiri dari satu ekor betina dan dua ekor jantan, serta satu ekor aves jantan jenis toowa cemerlang (Ptiloris magnificus). Foto : BBKSDA PAPUA

Burangrang.com | Papua – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, melepasliarkan empat ekor aves dari dua jenis yaitu cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor), terdiri dari satu ekor betina dan dua ekor jantan, serta satu ekor aves jantan jenis toowa cemerlang (Ptiloris magnificus). Kegiatan pelepasliaran berlangsung pada Sabtu (18/12) di Hutan Nyei Toro, Pasir VI, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura.

Di antara keunikan cenderawasih kuning kecil adalah perbedaan bentuk yang signifikan antara betina dan jantan. Betina cenderung sederhana, tetapi anggun dengan warna bulu dominan cokelat cemerlang. Sementara jantan berpenampilan elok, dengan bulu-bulu yang megah menjurai berwarna kuning seperti yang sering kita lihat pada foto, miniatur, atau ornamen-ornamen berseni.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, melepasliarkan empat ekor aves dari dua jenis yaitu cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor), terdiri dari satu ekor betina dan dua ekor jantan, serta satu ekor aves jantan jenis toowa cemerlang (Ptiloris magnificus). Foto : BBKSDA PAPUA

Sedangkan toowa cemerlang, secara fisik burung ini tampil dengan warna bulu ungu berkilau di dada bagian atas, sementara dada bagian bawah berwarna perunggu. Kedua jenis satwa ini termasuk dilindungi oleh Undang-undang.

Empat ekor satwa tersebut berasal dari penyerahan masyarakat melalui komunitas Animal Lovers Jayapura dan Rumah Bakau. Pihak komunitas kemudian menyerahkannya kepada BBKSDA Papua pada 12 Oktober 2021.

Sebelumnya, empat ekor satwa tersebut telah menjalani masa habituasi sekitar dua bulan di Kandang Transit Buper Waena. Dokter Hewan dari BBKSDA Papua, Widya Bharanita Darmanto, menyatakan empat ekor satwa telah menjalani pemeriksaan PCR bebas flu burung oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura.

Widya menerangkan bahwa semua satwa dalam kondisi sehat secara fisik, dan sudah memiliki sifat liar, sehingga sudah siap kembali ke alam.

Pada kesempatan ini, mewakili Komunitas Animal Lovers Jayapura, Rian Chandra menyatakan rasa syukur dapat berpartisipasi dalam menjaga satwa liar yang dilindungi undang-undang.

“Senang juga, karena masyarakat mulai punya kesadaran menyerahkan cenderawasih dalam keadaan hidup kepada pihak berwenang agar dapat dilepasliarkan. Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran serupa, turut menjaga satwa liar endemik Papua supaya semuanya aman di habitat alaminya,” ungkap Chandra.

Kepala Balai Besar KSDA Papua, Edward Sembiring memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pihak komunitas yang telah mengambil bagian dalam melakukan pengawasan peredaran satwa liar endemik Papua.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam melakukan pengendalian dan pengawasan peredaran tumbuhan dan satwa liar endemik Papua. Sinergitas seperti ini perlu terus dilakukan dan ditingkatkan. Ke depan, tentu kami berharap tidak ada lagi tindak ilegal terhadap satwa liar endemik Papua,” kata Edward.

Mengakhiri pernyataannya, Edward kembali mengingatkan kita semua tentang kewajiban melindungi satwa liar endemik Papua sebelum menjadi kenangan. “Kita jaga alam, alam jaga kita,” tegasnya.

Pewarta : Cil
Editor : And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Trending di Kabar