Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Kabar · 11 Nov 2021 08:03 WIB ·

Desa Wisata Tipang Sumatera Utara Menawarkan Keindahan Alam


 Desa Wisata Tipang memang menawarkan keindahan alam yang luar biasa indah. Terdapat lansekap persawahan dan perbukitan yang hijau. Foto: Kemenparekraf Perbesar

Desa Wisata Tipang memang menawarkan keindahan alam yang luar biasa indah. Terdapat lansekap persawahan dan perbukitan yang hijau. Foto: Kemenparekraf

Burangrang.com | Sumutera Utara – Sandiaga Salahuddin Uno kagum melihat kekayaan dan keindahan alam di Desa Wisata Tipang yang terletak di kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara.

Desa Wisata Tipang adalah desa terakhir di Provinsi Sumatera Utara yang divisitasi oleh Menparekraf dalam kegiatan 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Desa Wisata Tipang memang menawarkan keindahan alam yang luar biasa indah. Terdapat lansekap persawahan dan perbukitan yang hijau. Foto: Kemenparekraf

Desa Wisata Tipang memang menawarkan keindahan alam yang luar biasa indah. Terdapat lansekap persawahan dan perbukitan yang hijau. Dibaluti cuaca cerah diiringi dengan semilir angin yang sejuk, serta langit yang memancarkan warna birunya.

“Saya terharu, ini desa wisata terakhir (ADWI) di Pulau Sumatra dan memiliki keindahan yang luar biasa. (Desa) Di atas kaya di Ubud, di sini kaya di Tabanan, Jatiluwih. Ini luar biasa,” kata Menparekraf, usai visitasi ke Desa Wisata Tipang, Selasa (9/11/2021).

Secara topografi, Desa Wisata Tipang berada di ketinggian 900 – 1.200 mdpl. Desa yang termasuk desa wisata rintisan ini memiliki daya tarik wisata alam yang sangat beragam. Diantaranya Danau Toba, Air Terjun Sigota-gota, Puncak Gonting Tipang Pulau Simamora, Terasering Sawah Sibara-bara, juga Pulau Sirungkungon.

Sandiaga Salahuddin Uno kagum melihat kekayaan dan keindahan alam di Desa Wisata Tipang yang terletak di kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara. Foto: Kemenparekraf

Yang unik dari salah satu daya tarik tersebut adalah Pulau Simamora. Pulau kecil yang berada di tengah Danau Toba ini tidak berpenghuni dan berbentuk seperti kura-kura yang berenang. Ciri khas utama dari Pulau Simamora, kita bisa melihat gundukan hijau yang menawan. Seakan kehadiran pulau ini menambah kecantikan alam Desa Wisata Tipang.

Selain daya tarik wisata alam, Desa Wisata Tipang tentunya memiliki daya tarik budaya dan sejarah peninggalan suku Batak, seperti Batu Marbonggar, Rumah adat Batak di perkampungan tua dan Sarkofagus yang kerap dianggap masyarakat setempat sebagai “perahu roh”yang akan membawa roh berlayar ke dunia roh. Sarkofagus ini untuk melindungi jasad orang yang sudah mati dari gangguan gaib. Pada Sarkofagus kerap dipahatkan motif topeng dengan berbagai macam ekspresi.

Berbagai potensi tersebut juga dilengkapi dengan kuliner khas Batak. Diantaranya ada Naniura, kuliner seperti sashimi. Daging ikan segar dilumuri dengan bumbu rempah-rempah dan utte jungga (asam Batak). Awalnya, bahan dasar Naniura adalah ikan endemik Danau Toba yang dinamakan Ihan. Namun, karena Ihan Batak semakin sulit ditemukan, sehingga masyarakat menggantikannya dengan ikan jenis lain, seperti ikan mas, mujair atau gabus.

Produk ekonomi kreatif Desa Wisata Tipang juga memiliki keunggulan. Semisal, produk UMKM kopi, keripik diva, serta beras merah yang merupakan beras merah kualitas terbaik di Sumatra Utara. Sementara terdapat juga produk kriya, anyaman dari daun pandan yang dibuat menjadi tikar, keranjang, dan lain-lain.

“Saya lihat ini potensinya luar biasa dan mudah-mudahan ini mampu menjadi penggerak lokomotif ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” harap Sandiaga.

Dalam kesempatan itu, Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor mengucapkan terima kasih karena Menparekraf berkenan hadir di Desa Wisata Tipang, Humbang Hasundutan.

“Seperti yang kita lihat, kearifan lokal Desa Tipang sangat kuat, dari yang tulen Batak sampai yang sudah modern ada semua. Dan Desa Wisata Tipang ini sebetulnya seperti miniatur Ubud, Bali, sangat indah dengan teraseringnya. Semoga dengan kehadiran Pak Menteri bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Salah satu produk ekonomi kreatif unggulan Desa Wisata Tipang yakni Keripik Diva. Foto: Kemenparekraf

Turut mendampingi Menparekraf Staf Khusus Menparekraf Bidang Akuntabilitas, Pengawasan, Reformasi, dan Birokrasi Kemenparekraf, Irjen Pol Krisnandi; Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan.

Serta dihadiri oleh Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan; Kapolres Humbang Hasundutan, Ronny Nicolas Sidabutar; Dandim 0210 Tapanuli Utara, Letkol Infanteri Hari Sandra; Anggota DPRD Humbang Hasundutan, Poltak Purba ST; Kadis Budpar Prov Sumatera Utara, Jimmy Bernando Panjaitan; dan Plt Kadispar Humbang Hasundutan, Jonny Gultom.

Pewarta: Feb
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Jaksel Konversi Ruang Publik Jadi Etalase Pelaku Ekraf Seni Rupa

13 Mei 2022 - 11:33 WIB

Trending di Kabar