Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Kabar · 19 Nov 2021 11:24 WIB ·

Fasilitator Desa Merupakan Asset Daerah Untuk Pengurangan Risiko Bencana


 Fasilitator Desa/ Kelurahan saat mengikuti Pembekalan Fasilitator di Kabupaten Sragen. Foto: Deputi Bidang Pencegahan  Perbesar

Fasilitator Desa/ Kelurahan saat mengikuti Pembekalan Fasilitator di Kabupaten Sragen. Foto: Deputi Bidang Pencegahan

Burangrang.com | Sragen – Fasilitator Desa/Kelurahan merupakan asset bagi Kabupaten/Kota untuk menjadi agen  pengurangan risiko bencana di wilayahnya masing-masing. Mereka dapat terus bermitra dengan BPBD dan Organisasi Perangkat Daerah lainnya untuk bersama-sama memajukan ketangguhan desa/kelurahannya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Kesiapsiagaan menggelar kegiatan Pembekalan Fasilitator Desa/Kelurahan Tangguh Bencana di Kabupaten Sragen. Dilaksanakan secara hybrid pada 17 hingga 19 November 2021, kegiatan pembekalan melibatkan peserta dari 30 desa di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

Fasilitator Desa/ Kelurahan saat mengikuti Pembekalan Fasilitator di Kabupaten Sragen. Foto: Deputi Bidang Pencegahan

Dalam pembekalan yang disampaikan oleh para Fasilitator Nasional, peserta dalam kegiatan ini mendapatkan beberapa materi penguatan Fasilitator Desa untuk kesiapsiagaan menghadapi bencana. Materi tersebut meliputi Penilaian Ketangguhan Desa (PKD), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), dan materi terkait Keluarga Tangguh Bencana (Katana).

Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Dra. Prasinta Dewi, M.A.P. mengatakan, peningkatan kapasitas untuk fasilitator desa ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan perangkat daerah serta masyarakat untuk menghadapi bencana.

“Apalagi saat ini kita sedang menghadapi dampak dari adanya La Nina. Pembekalan ini sebagai langkah mitigasi dan meningkatkan kewaspadaan kita terkait peningkatan kejadian bencana alam akibat perubahan iklim yang semakin ekstrim,” jelas Prasinta pada website resmi BNPB.

Merujuk informasi dari BMKG, Indonesia saat ini perlu mewaspadai potensi dampak La Nina yang dapat terjadi pada periode Oktober 2021 hingga Februari 2022.

Kabupaten Sragen merupakan daerah dengan ancaman banjir Bengawan Solo yang tinggi. Menurut analisis inaRISK, Kabupaten Sragen termasuk wilayah dengan potensi bencana banjir kategori bahaya sedang hingga tinggi. 19 kecamatan masuk ke dalam kategori tersebut dengan luas bahaya sebesar 29.595 hektar.

Tahun ini, pelaksanaan desa/kelurahan tangguh bencana menitikberatkan pada level kawasan dengan ancaman banjir dan gunung api yang berada di sepanjang sungai Bengawan Solo dan Gunung Kelud. Kawasan tersebut meliputi 10 (Sepuluh) kabupaten/kota yaitu Sragen, Blora, Ngawi, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Kediri, Jombang, Gresik, dan Blitar.

Pelaksanaan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana merupakan kewajiban dan tanggungjawab pemerintah daerah mengingat komponen dalam Desa/Kelurahan Tangguh Bencana merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimum Sub-Urusan Bencana (Permendagri Nomor 101 Tahun 2018). Pemerintah Pusat dalam hal ini BNPB, bersifat memberikan dukungan dan stimulan kepada pemerintah daerah dalam membangun ketangguhan masyarakat desa nya.

Peran aktif dari unsur pentahelix (pemerintah, lembaga usaha, akademisi, masyarakat dan media) sangat penting dalam hal pengurangan risiko bencana hidrometeorologi. Program Desa Tangguh Bencana (Destana) menekankan pada aspek kesukarelawanan dan mengedepankan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, melibatkan masyarakat sebagai subjek atau pelaku kebencanaan, dan tidak terus menerus menjadikan masyarakat sebagai objek yang selalu dianggap lemah.

Pewarta: Feb
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun

15 Mei 2022 - 11:00 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Trending di Kabar