Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Feature · 23 Okt 2021 09:07 WIB ·

Kasus Penangkapan Alat Berat Dikawasan TN Tesso Nilo Diusut Hingga Tuntas


 Laporan dari masyarakat bahwa terdapat 1 (satu) unit alat berat yang sedang bekerja membuat parit ukuran 1 x 1 dan jalan selebar 3 meter di daerah Gambangan kawasan TN. Tesso Nilo. Foto: TN. Tesso Nilo Perbesar

Laporan dari masyarakat bahwa terdapat 1 (satu) unit alat berat yang sedang bekerja membuat parit ukuran 1 x 1 dan jalan selebar 3 meter di daerah Gambangan kawasan TN. Tesso Nilo. Foto: TN. Tesso Nilo

Burangrang.com | Pelalawan – Kawasan TN. Tesso Nilo ditunjuk menjadi taman nasional karena memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi di kawasan ini. Selain itu daerah ini juga merupakan habitat gajah sumatera yang relatif baik. Ditengah itu semua TN. Tesso Nilo memiliki beberapa komponen permasalahan yang menjadi tantangan untuk diselesaikan. Salah satu permasalahan yang menjadi fokus utama bagi Balai TN. Tesso Nilo adalah penegakan hukum untuk tindak pidana kehutanan yang terjadi di dalam kawasan.

Penegakan hukum yang dilakukan Balai TN. Tesso Nilo terkait beberapa permasalahan diantaranya perburuan liar, pembukaan hutan dan illegal logging, konflik manusia dan satwa liar dan kebakaran hutan. Salah satu penegakan hukum yang baru – baru ini dilakukan oleh Balai TN. Tesso Nilo adalah tindak pidana kehutanan yaitu orang perseorangan yang dengan sengaja membawa alat-alat berat dan atau alat-alat lainnya yang lazim atau patut diduga akan digunakan untuk melakukan kegiatan perkebunan dan atau mengangkat hasil kebun di dalam kawasan hutan tanpa perizinan.

Laporan dari masyarakat bahwa terdapat 1 (satu) unit alat berat yang sedang bekerja membuat parit ukuran 1 x 1 dan jalan selebar 3 meter di daerah Gambangan kawasan TN. Tesso Nilo. Foto: TN. Tesso Nilo

Pada selasa 17 Agustus 2021, petugas SPTN Wilayah I LKB, Kepala Resort Air Hitam Bagan Limau, Ahmad Gunawan, S.Hut mendapat laporan dari masyarakat bahwa terdapat 1 (satu) unit alat berat yang sedang bekerja membuat parit ukuran 1 x 1 dan jalan selebar 3 meter di daerah Gambangan kawasan TN. Tesso Nilo. Mendapat laporan tersebut, petugas SPTN I wilayah LKB bersama masyarakat, Linmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa   kemudian turun menuju lokasi untuk memeriksa kebenaran dari laporan tersebut. Di lokasi kejadian tim benar menemukan 1 (satu) unit alat berat jenis excavator merek Hitachi warna orange bersama dengan 2 (dua) orang operatornya. Kemudian tim mengamankan alat berat tersebut dengan menggiring dan mengeluarkan alat dari kawasan TN Tesso Nilo dan menunggu dijemput tim Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Wilayah II Pekanbaru. Pada saat proses pengeluaran alat berat dari kawasan TN. Tesso Nilo dan tim sedang melakukan istirahat, 2 (dua) operator alat berat kabur melarikan diri. Tim melakukan pengejaran dan tidak berhasil. Kemudian, alat berat langsung dibawa ke kantor Pekanbaru.

Pada tanggal 18 Agustus sampai 5 Oktober 2021 telah dilakukan penyidikan oleh tim PPNS Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Wilayah II Pekanbaru untuk menemukan alat bukti tindak pidana kehutanan agar dapat ditingkatkan ketahap penyidikan. Selama proses tersebut telah dilakukan permintaan keterangan kepada orang-orang yang dinilai mengetahui dan terkait dengan kasus. Setelah menyidik keterangan saksi, tim PPNS BPPLHK Wilayah II Pekanbaru melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menghadirkan saksi petugas dan saksi-saksi lainnya.

Setelah dilakukan penyidikan dan olah TKP, Kasus penangkapan alat berat dalam kawasan TN Tesso Nilo telah menunjukkan titik terang. Balai Pengaman dan Penegakan Hukum Wilayah II Pekanbaru telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Melalui Direktur Reskrimsus Polda Riau.

Berkaitan dengan kasus ini, Kepala Resort Air Hitam Bagan Limau SPTN Wilayah I LKB, Ahmad Gunawan, S.Hut mengungkapkan kasus tersebut adalah wujud dari partisipasi dan dukungan  masyarakat sekitar kawasan dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana hutan di kawasan TN Tesso Nilo. Disampaikan pula bahwa TN Tesso Nilo akan terus memantau jalannya proses hukum hingga tuntas.

Pewarta: Feb
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Jaksel Konversi Ruang Publik Jadi Etalase Pelaku Ekraf Seni Rupa

13 Mei 2022 - 11:33 WIB

Trending di Kabar