Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Kabar · 24 Des 2021 13:16 WIB ·

Langkah Strategis untuk Pengembangan KEK Tanjung Lesung Mendukung Pemulihan Ekonomi


 Pantai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Foto : Kemenparekraf Perbesar

Pantai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Foto : Kemenparekraf

Burangrang.com | Banten – Sejumlah langkah strategis untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung disiapkan oleh Menparekraf, Sandiaga Salahudin Uno. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi, khususnya di Provinsi Banten serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

Menparekraf Sandiaga meyakini bahwa melalui pendekatan yang holistik dan pembenahan KEK Tanjung Lesung secara mendalam yang diperkuat dengan pengembangan infrastruktur akan mendongkrak kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara keseluruhan, sehingga kawasan ini nantinya akan menjadi destinasi utama dan favorit wisatawan.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan kerjanya ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten. Foto : Kemenparekraf

Oleh sebab itu, tiga pilar Kemenparekraf/Baparekraf yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi harus diimplementasikan. Karena setiap kendala bisa diselesaikan kalau mau berinovasi, mencoba ide-ide baru. Selain itu, adaptif di setiap keadaan perlu dilakukan. Dan yang paling penting adalah kolaborasi dengan seluruh unsur pentahelix.

“Saya akan fokus mendukung pembangunan KEK Tanjung Lesung ini secara totalitas. Dan kita juga akan perluas ekonomi digital, karena tidak bisa kita pungkiri bahwa ekonomi digital dapat memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat, karena produk ekonomi kreatifnya bisa kita promosikan dan kita pasarkan secara luas,” kata Menparekraf Sandiaga, di Tanjung Lesung, Banten, Rabu (22/12/2022) malam.

Mulai Januari 2022, Menparekraf Sandiaga berencana akan mengadakan monitoring dan evaluasi bulanan dengan pihak-pihak terkait, agar mengetahui progres pengembangan KEK Tanjung Lesung.

“Sehingga ketika tol Serang – Panimbang yang insyaAllah rampung di tahun 2023, destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatifnya sudah siap. Termasuk satelit-satelit yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yaitu desa-desa wisata,” ungkap Sandiaga.

Pembangunan jalan tol Serang – Panimbang terbagi ke dalam tiga seksi. Seksi I Serang – Rangkasbitung sepanjang 26,5 km telah selesai 100 persen dan sudah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 16 November 2021.

Sementara, seksi II Rangkasbitung – Cileles sepanjang 24,17 km telah mencapai 75 persen. Dan seksi III Cileles – Panimbang sepanjang 33 km sudah mencapai 64,21 persen. Sehingga seksi II dan III ditargetkan akan selesai pada tahun 2023.

Selain jalan tol, ada pula reaktivasi jalur Kereta Api segmen I Rangkasbitung – Pandeglang sepanjang 18,7 km ditargetkan beroperasi tahun 2023. Dan segmen II Pandeglang – Labuan sepanjang 37,9 km ditargetkan akan beroperasi tahun 2024.

“Untuk jalur kereta api ini akan saya koordinasikan lagi dengan Menteri Perhubungan, begitupun Bandar Udara Baru di Kabupaten Pandeglang akan kita tindak lanjuti lagi,” kata Sandi.

Menparekraf juga berencana akan menghadirkan ecotourism di Ujung Kulon. Kemudian, sport tourism juga sangat potensial untuk dikembangkan, dengan olahraga air, otomotif, atau dirgantara. Lalu, wisata MICE (meeting, incentive, convention, exhibition), hingga penyiapan desa-desa wisata.

“Taman Nasional Ujung Kulon ini kalau boleh dibilang salah satu potensi ecotourism yang paling menarik di Indonesia. Kalau di Labuan Bajo ada Komodo, di sini ada Badak Cula Satu. Untuk itu, ecotourism adalah salah satu yang akan hadir di Ujung Kulon,” ujarnya.

“Inilah kebijakan pemerintah yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan penuh keberadilan. Sehingga menyentuh semua pihak, bukan hanya dari lapisan menengah atas, tapi juga akan memberikan dampak kepada masyarakat di seluruh wilayah,” lanjut Sandi.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu mengatakan di samping pengembangan KEK Tanjung Lesung, Kemenparekraf sendiri memiliki tugas untuk membangun daerah atau destinasi penyangga, salah satunya seperti Kampung Agrinex.

“Sehingga suatu saat kita bisa menyusun pola perjalanan atau travel pattern, yang akan memberikan dampak terhadap length of stay wisatawan yang berkunjung,” katanya.

Sementara Direktur Utama PT. Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo, mengungkapkan meskipun musibah tsunami sempat menghadang kawasan Banten pada tahun 2018, namun beberapa investor tetap berkomitmen untuk mengembangkan KEK Tanjung Lesung. Bahkan ada investor yang akan menghadirkan premium outlet dan hotel baru.

Direktur Utama PT. Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo menerima kunjungan kerja Menparekraf Sandiaga Uno ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten. Foto : Kemenparekraf

“Saat ini sudah ada Ladda Bay Resort dengan 100 kamar yang sudah beroperasi. Kami juga sudah melakukan penandatanganan MoU dengan Ketua IMI Bambang Soesatyo untuk mengembangkan sport tourism multifunction,” kata Poernomo.

Ia berharap mudah-mudahan seluruh pihak yang terlibat bisa mendukung, mengawal, serta mengawasi pengembangan yang ada di dalam maupun di luar KEK Tanjung Lesung.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim; dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Pewarta : Feb
Editor : And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Trending di Kabar