Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Kabar · 12 Jan 2022 10:49 WIB ·

Mendukung Kebangkitan Ekonomi Kesiapan Akomodasi Jelang MotoGp Indonesia 2022 Jadi Prioritas


 Kemenparekraf akan memaksimalkan akomodasi yang ada di tiga gili dengan interkoneksi, sehingga akan terhubung langsung dengan shuttle service melalui transportasi darat dan bus menuju ke daerah Mandalika. Foto : Kemenparekraf Perbesar

Kemenparekraf akan memaksimalkan akomodasi yang ada di tiga gili dengan interkoneksi, sehingga akan terhubung langsung dengan shuttle service melalui transportasi darat dan bus menuju ke daerah Mandalika. Foto : Kemenparekraf

Burangrang.com | Jakarta – Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, menyebutkan bahwa kesiapan akomodasi baik penginapan, rumah makan hingga moda transportasi jelang perhelatan MotoGp Indonesia 2022 menjadi prioritas.

Hal ini dikarenakan, ajang tersebut diproyeksi dapat memantik sekitar 100 ribu wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.

Kemenparekraf akan memaksimalkan akomodasi yang ada di tiga gili dengan interkoneksi, sehingga akan terhubung langsung dengan shuttle service melalui transportasi darat dan bus menuju ke daerah Mandalika. Foto : Kemenparekraf

Dikarenakan total akomodasi penginapan di Lombok hanya tersedia sekitar 23 ribu unit per Desember 2021. Kemenparekraf/Baparekraf terus mendorong Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) yang dibangun oleh KemenPUPR, termasuk homestay yang sudah existing di Lombok untuk ikut mengakomodasi pengunjungan MotoGP. Dan saat ini sudah ada sekitar 300 Sarhunta yang telah dibangun KemenPUPR dan telah dalam proses sertifikasi CHSE.

Selain itu, Kemenparekraf/Baparekraf juga mendorong Eiger dan Bobobox untuk terlibat dalam penyiapan fasilitas, termasuk penginapan. Eiger bekerja sama dengan ITDC dan Pemda akan memfasilitasi camping di Kawasan Mandalika. Untuk tenda akan disediakan 100 unit di kawasan camping tersebut. Dimana satu tenda, bisa menampung maksimal 4 orang.

“Sedangkan amenitas lainnya seperti toilet, restoran, dan representatif juga akan terus kita dorong kesiapannya,” katanya.

Koordinasi dengan Kemenhub juga terus dilakukan, untuk mendorong penyiapan akomodasi melalui kapal Pelni. Selain itu, kapal-kapal cruise yang bersandar di dermaga Pelabuhan Lombok juga direncanakan akan digunakan sebagai akomodasi sementara.

Dikatakan Menparekraf, Kemenparekraf akan memaksimalkan akomodasi yang ada di tiga gili dengan interkoneksi, sehingga akan terhubung langsung dengan shuttle service melalui transportasi darat dan bus menuju ke daerah Mandalika.

Menparekraf RI menyampaikan kesiapan akomodasi baik penginapan, rumah makan hingga moda transportasi jelang perhelatan MotoGp Indonesia 2022 menjadi prioritas pada Weekly Press Briefing. Foto : Kemenparekraf

“Kami baru diberi kabar bahwa ada kapal swasta yang bersedia untuk menjadi tempat penginapan untuk pengunjung MotoGp dan ini tentunya akan kita lengkapi dengan skema penyediaan trasportasi seperti shuttle ke dan dari Mandalika,” ujarnya.

“Di Bali juga tersedia banyak kamar hotel yang dapat menampung. Ini juga perlu kita sediakan shuttle flight dari Bali ke Mandalika yang sudah di bundle dalam satu paket agar kapasitas di Lombok yang sudah mencapai tingkat keterisian 100 persen bisa ditampung kebutuhannya tinggal di Bali. Terutama untuk kawasan Nusa Dua dan daerah sekitarnya,” lanjut Sandiaga.

Terkait rencana dan skema penyediaan transportasi seperti shuttle dari Bali ke Mandalika atau dari penginapan ke lokasi perhelatan MotoGP, saat ini masih on progress.

“Ini adalah bentuk kerja sama untuk mendukung kepulihan ekonomi, kebangkitan NTB. Kami akan memaksimalkan akomodasi di Lombok first, setelah itu kita juga akan sentuh penginapan yang ada di luar Lombok,” kata Sandiaga.

“Kami harapkan perhelatan MotoGp ini bisa menggerakkan ekonomi lokal dan juga sektor parekraf, karena kita juga akan menghadirkan produk UMKM bukan hanya yang dari Lombok, tapi juga dari 34 provinsi lainnya. Akan ada showcase, pre event, post event, dan juga on event,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf turut mengapresiasi masyarakat Indonesia yang telah mematuhi dan mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak berwisata di luar negeri saat liburan natal dan tahun baru 2021-2022.

“Secara keseluruhan selama Desember 2021 sampai Sabtu 8 Januari kemarin konfirmasi Omicron kita meningkat terus sejumlah 414 orang dan ini yang membuat kita sekarang harus meningkatkan kewaspadaan kita, terutama di pintu-pintu masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Setidaknya terdapat 14 negara yang warganya sekarang dilarang masuk ke Indonesia untuk beberapa waktu ke depan. Untuk itu, Menparekraf terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak keluar negeri dahulu dan berwisata di Indonesia aja.

Selain itu, peningkatan testing, tracing, treatment yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi juga harus terus dilakukan dan tidak luput untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun.

“Dengan begitu kami yakin kebangkitan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, dan langkah inovatif dengan produk-produk wisata dan produk ekonomi kreatif dapat terus kita kembangkan ke depan,” harapnya

Dalam Weekly Press Briefing, Menparekraf berkesempatan melakukan pengukuhan dewan pelaksana National Tourism Professional Board (NTPB) Indonesia untuk masa bhakti 2022-2023. Foto : Kemenparekraf

Pada kesempatan itu, Menparekraf berkesempatan untuk melakukan pengukuhan dewan pelaksana National Tourism Professional Board (NTPB) Indonesia untuk masa bhakti 2022-2023.

NTPB Indonesia sendiri sudah dibentuk sejak tahun 2019. Tujuannya adalah mempromosikan, memperbarui, mendukung, dan memonitor penerapan standar kompetensi dan kurikulum berstandar ASEAN. Selain itu, melaporkan pelaksanaan asesmen oleh tourism professional certification board. Dan memfasilitasi pertukaran informasi terkait asesmen dan perkembangan terkini terkait peningkatan kapasitas tenaga kerja pariwisata.

“Saya percaya, bahwa dewan pelaksana NTPB akan mampu melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan dalam rangka memajukan tenaga kerja profesional pariwisata yang unggul dan berdaya saing di level nasional, ASEAN, hingga dunia,” kata Menparekraf.

Pewarta : Feb
Editor : And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Trending di Kabar