Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Kabar · 21 Okt 2021 13:16 WIB ·

Menparekraf Resmikan Toilet Wisata di Lembah Indah Kabupaten Malang


 Tempat wisata  Lembah Indah, Kabupaten Malang. Foto: Kemenparekraf Perbesar

Tempat wisata Lembah Indah, Kabupaten Malang. Foto: Kemenparekraf

Burangrang.com | Malang – Sandiaga Uno dalam peresmian revitalisasi toilet, Sabtu (16/10/2021) siang, mengatakan bahwa revitalisasi toilet wisata bertujuan memberi kenyamanan pada wisatawan. Kelayakan dan kebersihan toilet di tiap destinasi wisata merupakan salah satu unsur penting bagi wisatawan, terutama di era kenormalan baru dimana faktor-faktor seperti kebersihan, kesehatan, keamanan dan keberlangsungan lingkungan jadi perhatian wisatawan.

“Hari ini saya sangat bahagia dan tersentuh karena program kita yang sudah dijalankan dari awal tahun, dengan bantuan Satgas Toilet Indonesia yang membantu pemerintah dengan inisiatif sendiri dengan kemitraan bersama dunia usaha, Alhamdulillah hari ini kita resmikan yaitu toilet wisata Lembah Indah Kabupaten Malang,” kata Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga Uno meresmikan toileta wisata di Lembah Indah, Kabupaten Malang. Foto: Kemenparekraf

 

Toilet di destinasi wisata, menurutnya juga harus memiliki desain dan fasilitas yang baik memenuhi standar toilet nasional. Agar meningkatkan citra destinasi wisata yang berkualitas sehingga mempengaruhi peningkatan kunjungan wisatawan.

Toilet ramah disabilitas di tempat wisata Lembah Indah, Kabupaten Malang. Foto: Kemenparekraf

Lebih lanjut, Sandiaga juga menyampaikan bahwa toilet di destinasi wisata harus menerapkan CHSE/K4 (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan), agar memberikan rasa nyaman wisatawan.

Ia juga mengapresiasi toilet baru di Lembah Indah karena memiliki toilet yang ramah disabilitas. Hal ini telah sesuai dengan Undang-undang No 8 tahun 2016, bahwa akses infrastruktur yang berkeadilan harus diterapkan untuk para pelaku parekraf dan wisatawan khususnya penyandang disabilitas.

“Untuk disabilitas ini dirancang memang lebih luas agar mobilitas penyandang disabilitas ini terakomodasi, terutama mereka pada saat untuk menggunakan fasilitas mandi,” ujarnya.

Toilet ramah disabilitas di tempat wisata Lembah Indah, Kabupaten Malang.Foto: Kemenparekraf

Sandiga berharap bahwa pelaku parekraf hingga pemerintah dapat bersinergi untuk membantu mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Timur khususnya Kabupaten Malang. Serta bersama-sama dapat mewujudkan toilet yang bersih dan higienis pada destinasi wisata yang bersih.

“Harapan kita adalah partisipasi masyarakat untuk mewujudkan toilet yang bersih dan higienis, saya dan Pak Bupati tidak mengeluarkan dana sepersen pun. Ini semua dikeluarkan teman-teman stakeholder yang ikut berkolaborasi. Ini saya apresiasi karena kebersihan adalah sebagian dari iman,” ujarnya dalam situs halaman resmi Kemenpareraf.

Turut mendamping Menparekraf Sandiaga Uno dalam peninjauan revitalisasi toilet wisata di Lembah Indah Kabupaten Malang, Direktur Tata Kelola Destinasi Indra Ni Tua.

Pewarta: Nish
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Jaksel Konversi Ruang Publik Jadi Etalase Pelaku Ekraf Seni Rupa

13 Mei 2022 - 11:33 WIB

Trending di Kabar