Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Kabar · 22 Okt 2021 09:19 WIB ·

Pembangunan Eiger Adventure Land, Ekowisata Berstandar Internasional di Bogor 


 Peresmian Pembangunan Eiger Adventure Land, Ekowisata Berstandar Internasional. Foto Kemenparekraf Perbesar

Peresmian Pembangunan Eiger Adventure Land, Ekowisata Berstandar Internasional. Foto Kemenparekraf

Burangrang.com | Bogor – Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi pembangunan Eiger Adventure Land, ekowisata berstandar internasional yang dibangun di lahan seluas 326 hektar di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Menparekraf Sandiaga saat melakukan peletakan Batu Pertama dan Penandatanganan Prasasti Pembangunan Ekowisata Eiger Adventure Land, Minggu (17/10/2021) menjelaskan, pembangunan ekowisata yang mengusung  tema “Leisure Business” dengan tetap memprioritaskan kelestarian dan keseimbangan alam ini akan menjadi outdoor adventure playground buat para pecinta wisata petualangan.

Menparekraf Sandiaga saat melakukan peletakan Batu Pertama dan Penandatanganan Prasasti Pembangunan Ekowisata Eiger Adventure Land. Foto: Kemenparekraf

“Nantinya juga akan dibangun jembatan gantung (Suspension Bridge) terpanjang di dunia sepanjang 535 m dan Cable Car dengan rute sepanjang 930 m. Semoga dengan adanya ikon wisata baru ini nantinya dapat menjadi destinasi kebanggaan masyarakat Bogor, Jawa Barat serta Indonesia, juga menjadi daya tarik unggulan untuk menarik wisatawan baik dalam maupun luar negeri,” kata Menparekraf Sandiaga.

Jembatan gantung tersebut digadang-gadang akan mengalahkan jembatan gantung kelas dunia seperti Arouca Portugal sepanjang 516 meter dan Carles Kuonen Pegunungan Alpen Swiss sepanjang 490 meter.

Nantinya akan dibangun Jembatan gantung  digadang-gadang akan mengalahkan jembatan gantung kelas dunia seperti Arouca Portugal sepanjang 516 meter dan Carles Kuonen Pegunungan Alpen Swiss sepanjang 490 meter. Foto: Kemenparekraf

Menparekraf Sandiaga Uno pun berharap, Eiger Adventure Land nantinya dapat menampung karya-karya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif khususnya masyarakat Desa Sukagalih. Sehingga masyarakat desa dapat bertransformasi menjadi sentra ekonomi kreatif yang unggul.

“Di masa pemulihan pascapandemi ini, kita perlu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat melalui investasi di sektor pariwisata yang akan menjadi sektor unggulan dalam pemulihan dan peningkatan ekonomi di masa yang akan datang,” katanya.

Sementara itu, Chairman PT Eigerindo, Ronny Lukito, mengatakan, EAL direncanakan dapat mulai beroperasi dan dibuka untuk umum pada tahun 2023.

“Ini sebenarnya cita-cita kami di tahun 2012 lalu. Saya dapat ide dari California. Saya ingin buat sebuah ekowisata taman nasional yang bernuansa lingkungan. Untuk izin tidak perlu khawatir. Kementerian Kehutanan sangat amat ketat untuk perizinan. Kami harus betul-betul memperhatikan ekosistem di kawasan ini,” kata Ronny.

Total 300 Hektar Lahan pembangunan Eiger Adventure Land yang ada, Eiger hanya menggunakan 1,56 persen untuk dikelola. Menurutnya, bangunan yang dibangun semi permanen. Foto: Kemenparekraf

Ronny menyebut, dari total lahan yang ada, Eiger hanya menggunakan 1,56 persen untuk dikelola. Menurutnya, bangunan yang dibangun semi permanen.

“Dari 300 hektare ini, peraturan kehutanan hanya bisa dikelola 10 persen, namun karena niat kami bukan ingin membangun, kami hanya pakai 1,57 persen. Itu pun semua bangunannya berbentuk panggung, enggak ada yang nempel,” katanya, pada halaman website resmi Kemenparekraf.

EAL direncanakan dapat mulai beroperasi dan dibuka untuk umum pada tahun 2023. Foto: Kemenparekraf

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Istri Gubernur Jawa Barat Ibu Atalia Praratya, DANKODIKLAT TNI AD Letjen. TNI Anto Mukti Putranto, dan Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Manurung.

Pewarta: Nish
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Jaksel Konversi Ruang Publik Jadi Etalase Pelaku Ekraf Seni Rupa

13 Mei 2022 - 11:33 WIB

Trending di Kabar