Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Kabar · 30 Des 2021 11:19 WIB ·

Presiden Dayung Perahu Naga Bersama para Menteri


 Presiden Joko Widodo mendayung perahu naga di Bendungan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 28 Desember 2021. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev Perbesar

Presiden Joko Widodo mendayung perahu naga di Bendungan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 28 Desember 2021. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Burangrang.com | Kolaka – Ada yang berbeda dalam peresmian Bendungan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 28 Desember 2021. Biasanya, Presiden Joko Widodo meresmikan bendungan dari panggung utama, tapi kali ini, setibanya di kawasan bendungan, Presiden bersama rombongan langsung menuju dermaga terapung untuk menaiki perahu naga.

Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung bersiap menjadi pendayung perahu naga. Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjadi penabuh gendang yang bertugas mengatur irama pergerakan perahu dan memberi semangat kepada para pendayung.

Presiden Joko Widodo menaiki perahu naga di Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 28 Desember 2021. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Setelah berputar selama 15 menit, perahu naga yang ditumpangi Presiden menepi menuju dermaga terapung. Dari perahu naga tersebut, Presiden meresmikan Bendungan Ladongi.

Sebelum menandatangani prasasti peresmian Bendungan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur dan Kolam Retensi Boulevard Sungai Wanggu, Kota Kendari, Presiden menjelaskan alasan mengapa dirinya menggunakan perahu naga. Presiden menjelaskan bahwa Bendungan Ladongi memiliki potensi untuk dijadikan destinasi wisata, khususnya wisata air.

“Tadi saya mencoba memakai perahu, mendayung, karena memang arahnya waduk ini juga bisa dipakai sebagai tempat wisata sehingga ini menjadi tanggung jawab kabupaten maupun provinsi untuk nanti pengembangan selanjutnya,” ungkapnya.

Ketika ditanya apakah takut menggunakan perahu naga, Presiden menjawab tidak.

“Nggak lah, hanya yang ngedrum kurang keras. Jadi yang dayung kurang semangat. Ngedrumnya ya dung.. dung.. dung.. kalau dudududududu.. yang dayung semangat,” tandas Presiden diiringi gelak tawa para menteri.

Pewarta : Nish
Editor : And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Trending di Kabar