Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Kabar · 11 Sep 2021 09:25 WIB ·

Seni Pertunjukan dan Kuliner Kabupaten Bandung Barat Bisa Bersaing di Kancah Internasional


 Foto: Kemenparekraf Perbesar

Foto: Kemenparekraf

Burangrang.com | Bandung,-  Kabupaten Bandung Barat selama ini menjadi sentra dari berbagai macam produk kuliner yang bervariatif dan berkualitas, seperti cokelat wajit, cokelat kopi, kerupuk gurilem, pia, dan lain-lain. Selain itu, di kabupaten ini juga berkembang seni pertunjukan yang menarik seperti sasapian, tarian jaipongan, dan sebagainya. Sektor seni pertunjukan dan kuliner yang ada di Kabupaten Bandung Barat mampu berdaya saing di kancah internasional

“Saya mengapresiasi ide bapak dan ibu semua yang terus berinovasi mengembangkan ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung Barat. Semoga usaha-usaha masyarakat semua naik. Dari skala lokal menjadi regional dan menjadi skala nasional hingga internasional,” ujar Sandiaga saat menghadiri Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif dengan tema “How Can the Creative Industry Be Able To Adapt During This Pandemic”, di Dusun Bambu Resort, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (9/9/2021).

Foto: Kemenparekraf

Sandiaga menjelaskan Kabupaten Bandung Barat memiliki banyak produk ekraf yang berkualitas. Sehingga hadirnya program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Kabupaten Bandung Barat dapat meningkatkannya pendapatan pelaku usaha ekonomi kreatif setempat, meningkatnya pendapatan ekonomi daerah, meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk ekonomi kreatif, hingga meningkatkan kreativitas dan inovasi para pelaku ekonomi kreatif.

“Kami melaunching KaTa kreatif Kabupaten Bandung Barat tepatnya di Lembang ini, karena kita meyakini bahwa Bandung Barat adalah pusat talenta-talenta terbaik bangsa di bidang ekonomi kreatif. Program KaTa kreatif ini adalah program yang mengharapkan hasil satu yang konkrit berupa kerja sama antara pemerintah pusat dengan kabupaten kota untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sandiaga.

Sandiaga juga mengajak pelaku seni pertunjukan dan kuliner di Kabupaten Bandung Barat untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menghasilkan produk unggulan di masa pandemi ini. “Potensi lokal harus kita tingkatkan agar bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Ingat, bisnis yang terbaik dimulai saat krisis, di balik kesusahan ada kemudahan,” katanya.

Lebih lanjut, Sandiaga juga mengapresiasi pemilik brand Eiger yang telah mengembangkan bisnisnya tidak hanya di fesyen, namun juga merambah ke sektor pariwisata di daerah Kabupaten Bandung Barat. Sehingga hal tersebut membantu perekonomian masyarakat.

“Saya mengapresiasi Eiger yang merupakan ikon Indonesia untuk ekonomi kreatif di subsektor fesyen, tapi sekarang setelah sukses dengan Kampung Daun di akhir tahun 90an, kita akan memulai Eiger Adventure Live, sebuah proyek yang mudah-mudahan bisa menggerakan pariwisata baru yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf mencicipi salah satu produk kuliner chocolanjit, yang merupakan cokelat batang yang berisi wajit. Kuliner khas Kabupaten Bandung Barat ini cukup diminati oleh wisatawan mancanegara karena memiliki rasa yang unik.

Foto: Kemenparekraf

“Rasanya enak sekali, keren pelaku ekraf di Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Menparekraf juga ikut serta menari jaipong bersama penari mojang priangan. Dengan luwes ia meniru gerakan dari para penari saat menyambutnya.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu; Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Kolonel TNI Ario Prawiseso; Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis, Henky Manurung; Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto.

Serta turut hadir Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat, Heri Partomo.

Pewarta: Nish
Editor: Dj

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Jaksel Konversi Ruang Publik Jadi Etalase Pelaku Ekraf Seni Rupa

13 Mei 2022 - 11:33 WIB

Trending di Kabar