Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Artikel · 23 Jun 2022 13:33 WIB ·

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu


 Sepatu 20 ribu ini selain murah dan kuat juga ungguli sepatu gunung bermerk seharga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. (Foto: Burangrang) Perbesar

Sepatu 20 ribu ini selain murah dan kuat juga ungguli sepatu gunung bermerk seharga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. (Foto: Burangrang)

BURANGRANG – Siapa sangka sepatu kets biasa yang seharga 20 ribu memiliki ketangguhan lebih, dibanding sepatu trekking yang harganya ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.

Apa sebab hal itu bisa terjadi? Faktor apa yang mengakibatkan sepatu gunung yang umumnya memiliki model menawan dan harga ciamik tapi ‘takluk’ dilintasan pendakian?

Spec apa yang dimiliki sepatu 20 ribu itu hingga akhirnya mampu mengantarkan si pendaki hingga Gunung Leuser? Berikut ini ringkasan yang perlu Sobat Burangrang simak tentang kisah si sepatu 20 ribu.

Bagi Sobat Burangrang yang intens atau bergelut di pendakian gunung, rasanya tak asing lagi ketika mendengar nama Gunung Leuser. Gunung ini merupakan satu-satunya gunung di Indonesia yang memerlukan waktu tempuh pendakian paling panjang.

Limit tempuh pendakiannya membutuhkan waktu antara 11-14 hari untuk naik dan turun. Mengapa satu-satunya? Bukankah ke Puncak Carstensz menghabiskan waktu yang sama, 14 hari? Jika menggunakan jalur Sugapa atau Ilaga, benar, kita perlu waktu 14 hari untuk summit Carstensz.

Sepatu Gunung Murah Kuat

Sepatu lapangan tentara meski berat tapi relatif aman. Sebab bagian atasnya tinggi hingga menutupi mata kaki. Sepatu ini kedap air karena terbuat dari kulit. Sepatu ini sangat cocok untuk medan pendakian seperti Gunung Leuser. (Foto: Burangrang)

Namun menurut seorang guide Carstensz, untuk sekarang ini kedua lintasan itu sudah tidak memungkinkan untuk dilewati. Bahkan bisa dibilang, “Lupakan jalur itu, sebab sebagai guide kami sulit untuk menjamin pendaki dapat memandunya hingga Puncak Carstensz,” tegas seorang guide Carstenz.

Solusinya kini tinggal jalur Freeport atau melalui chopper (helikopter), sudah bisa ke Puncak Carstensz. Waktu tempuh yang dibutuhkan kedua lintasan itu relatif singkat. Cukup 7-10 hari untuk naik dan turun sudah dapat menggapai Puncak Carstensz. Namun untuk jalur Freeport kendalanya sulit di perijinan.

Bahkan saat ekspedisi Gunung Leuser tahun 1994 oleh Wanadri, proses pendakianya memakan waktu tempuh hingga 40 hari. Namun itu merupakan pendakian rintisan, atau membuat jalur baru dari sisi selatan Leuser.

Sedangkan 11-14 yang hari ini dapat ditempuh merupakan jalur konvensional, atau jalur yang telah ada untuk pendakian. Lalu, apa yang terngiang di benak Sobat Burangrang ketika 14 hari kita habiskan selama di hutan? Belum lagi perjalanan dari kediaman Sobat Burangrang ke Basecamp Leuser di Kedah. Bisa tambah 1-2 hari lagi yang berarti total bisa 15-16 hari.

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Kewajiban, Larangan, Sanksi yang Naik Gede Pangrango

31 Mei 2022 - 17:04 WIB

Gunung Gede

19 Ketentuan Simaksi Sebelum Mendaki Gede Pangrango

31 Mei 2022 - 15:13 WIB

Gunung Gede Pangrango

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Trending di Kabar