Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Feature · 11 Des 2021 08:28 WIB ·

117 Rumah Masih Terendam Banjir di Kabupaten Sidenreng Rappang


 Kondisi banjir di Kelurahan Wette'e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan. Foto : (BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang) Perbesar

Kondisi banjir di Kelurahan Wette'e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan. Foto : (BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang)

Burangrang.com | Sidenreng Rappang – Sebanyak 117 rumah yang ditinggali 117 KK terdampak banjir di Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (9/12). Banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 50-100 sentimeter itu terjadi setelah sebelumnya hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Sidrap pada Rabu (8/12) pukul 11.00 WITA.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidrap per hari ini pukul 11.50 WIB, banjir masih menggenangi wilayah terdampak. Anggota BPBD Kabupaten Sidrap bersama unsur TNI/Polri dan lintas instansi terkait telah berada di lokasi kejadian untuk kaji cepat, pendataan dan koordinasi lebih lanjut terkait percepatan penanganan banjir tersebut.

Kondisi banjir di Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan. Foto : (BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang)

Hasil asesmen sementara, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur, pengungsian warga terdampak maupun korban jiwa. Sementara itu kerugian ekonomi atas kejadian bencana tersebut masih dalam pendataan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan informasi prakiraan berbasis dampak hujan lebat di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu (8/12) hingga Kamis (9/12). Menurut BMKG, kondisi yang sama masih berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan hingga Jumat (10/12).

Sebagai bentuk respon dari adanya prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, BPBD Provinsi Sulawesi Selatan telah meneruskan informasi peringatan dini potensi hujan lebat kepada BPBD Kabupaten/Kota agar diteruskan kepada lintas instansi terkait dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dari ancaman bencana hydrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

Pewarta: Feb
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun

15 Mei 2022 - 11:00 WIB

Trending di Artikel