Menu

Mode Gelap
Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu 26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser 18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok

Kabar · 13 Jan 2022 13:29 WIB ·

5 KK Mengungsi Hindari Longsor di Wilayah Kabupaten Lombok Barat


 Kondisi jalan yang amblas akibat lapisan tanah tergerus arus banjir di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/1), pukul 23.30 waktu setempat. Foto : BPBD Kabupaten Lombok Barat Perbesar

Kondisi jalan yang amblas akibat lapisan tanah tergerus arus banjir di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/1), pukul 23.30 waktu setempat. Foto : BPBD Kabupaten Lombok Barat

Burangrang.com | Lombok – Banjir terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Selasa (11/1). Peristiwa ini berlangsung setelah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada pukul 23.30 waktu setempat atau Wita.

Kejadian ini menyebabkan banjir dan potensi tanah longsor. Banjir mengakibatkan 65 KK warga Desa Sengigi, Kecamatan Batu Layar, terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat juga melaporkan saat hujan lebat terjadi sebanyak 5 KK mengungsi sementara waktu. Mereka menghindari potensi longsoran di sekitar rumah. BPBD setempat membantu warga yang melakukan evakuasi sementara.

Kondisi jalan yang amblas akibat lapisan tanah tergerus arus banjir di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/1), pukul 23.30 waktu setempat. Foto : BPBD Kabupaten Lombok Barat

Merespons kejadian ini, pihak BPBD yang dibantu TNI, Polri, Basarnas, dinas pekerjaan umum dan penataan ruang, PMI dan Tagana bersiap siaga di lokasi terdampak untuk membantu para warga. Mereka yang terdampak dan mengungsi mendapatkan bantuan sembako dari pihak BPBD.

BPBD Kabupaten Lombok Barat melaporkan tidak ada korban jiwa atau pun luka-luka akibat peristiwa ini. Sedangkan kerugian material, tercatat ruas jalan pada 7 titik dengan total panjang 200 meter.

Berdasarkan prakiraan cuaca, pada hari ini dan esok (14/1) Kecamatan Batu Layar masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan. Namun secara umum pada hari ini, Kamis (13/1), Provinsi Nusa Tenggara Barat berpeluang hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Kecamatan Batu Layar termasuk salah satu dari 10 kecamatan di Kabupaten Lombok Barat yang berpotensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

Melihat potensi gerakan tanah, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengidentifikasi wilayah Kecamatan Batu Layar pada Januari 2022 ini memiliki potensi menengah hingga tinggi. Pada kecamatan lain, seperti Gunungsari dan Kediri, wilayah ini berpotensi gerakan tanah menengah hingga tinggi serta berpotensi banjir bandang.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. Berbagai upaya pencegahan atau langkah penanganan dini dapat dilakukan di tingkat desa, misalnya identifikasi apabila ada retakan tanah, kerja sama antar desa di bagian hulu dan hilir, terkait dengan curah hujan yang terjadi, atau pun penentuan tempat evakuasi sementara.

Pewarta : Cil
Editor : And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sepatu 20 Ribu Ungguli Sepatu Gunung Seharga Ratusan Ribu

23 Juni 2022 - 13:33 WIB

Sepatu Gunung Murah Kuat

26 Fakta-fakta Menarik Pendakian Gunung Leuser

7 Juni 2022 - 17:01 WIB

Gunung Leuser

18 Rekomendasi Trekking Organizer Pendakian Gunung Rinjani Terbaik

2 Juni 2022 - 14:57 WIB

Operator Trip, Trekking Organizer

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun

15 Mei 2022 - 11:00 WIB

Trending di Artikel