Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Feature · 19 Nov 2021 11:12 WIB ·

Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah 2.528 KK Terdampak


 Banjir yang merendam Kabupaten Hulu Sungai Tengah berangsur surut. Pengamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Kamis (18/11) pukul 11.30 setempat. Foto : BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah Perbesar

Banjir yang merendam Kabupaten Hulu Sungai Tengah berangsur surut. Pengamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Kamis (18/11) pukul 11.30 setempat. Foto : BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Burangrang.com | Kalimantan – Banjir yang merendam Kabupaten Hulu Sungai Tengah berangsur surut. Pengamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Kamis (18/11) pukul 11.30 setempat, Tinggi Mata Air terpantau sudah mengalami penurunan secara signifikan.

Dilaporkan banjir merendam 8 kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan sejak Senin (15/11) yang dipicu luapan beberapa sungai di wilayah tersebut. Kedelapan desa itu meliputi Kecamatan Hantakan, Kecamatan Batu Benawa, Kecamatan Barabai, Kecamatan Haruyan, Kecamatan Batang Alai Utara, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kecamatan Pandawan, dan Kecamatan Hantakan.

Banjir yang merendam Kabupaten Hulu Sungai Tengah berangsur surut. Pengamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Kamis (18/11) pukul 11.30 setempat. Foto : BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Setidaknya 2.528 KK atau 6.908 jiwa terdampak. 505 warga di antaranya sempat mengungsi ke rumah kerabat.

Selain korban jiwa, banjir juga menyebabkan kerugian materil berupa ± 2.470 unit rumah terdampak, 44 unit fasdik terdampak, ±223.8 Ha lahan terendam, 4 jembatan rusak berat, 2 titik jalan tertutup longsor, dan 1 titik jalan rusak.

Meski sudah berangsur surut, BPBD terus berkoordinasi dengan TNI-POLRI, OPD, serta relawan untuk tetap melakukan monitoring cuaca terkini dan pendataan. Cuaca dilaporkan cerah dan kegiatan warga sudah kembali kondusif. Informasi ini unggahan website resmi BNPB.

Menurut pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga tiga hari ke depan, Provinsi Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga yang tinggal di daerah aliran sungai untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan waspada akan potensi dampak La Nina. Lebih lanjut, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan pengetahuan tentang kesiapsiagaan, antara lain memahami rute evakuasi, jika banjir sudah terjadi agar mewaspadai adanya saluran air dan lubang yang dapat menyebabkan terperosok, serta menghindari adanya sengatan listrik dengan mematikan sumber listrik.

Kemudian mengantisipasi adanya banjir susulan dengan terus memperhatikan informasi resmi dari BPBD maupun dinas terkait di daerah masing-masing.

Pewarta: Feb
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun

15 Mei 2022 - 11:00 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Trending di Kabar