Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Kabar · 22 Okt 2021 09:06 WIB ·

Desa Wisata Serang Turut Sukseskan Uji Coba Transisi dari Pandemi ke Endemi di Blitar


 Pantai Serang menjadi daya tarik utama serta ikon Desa Wisata Serang, Blitar, Jawa Timur. Foto: Kemenparekraf Perbesar

Pantai Serang menjadi daya tarik utama serta ikon Desa Wisata Serang, Blitar, Jawa Timur. Foto: Kemenparekraf

Burangrang.com | Blitar – Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno melanjutkan visitasi 50 Desa Wisata terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Kali ini Menparekraf menyambangi Desa Wisata Serang yang terletak di kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa

Dalam visitasi tersebut, Menparekraf Sandiaga menjelaskan bahwa Kota Blitar, Jawa Timur, menjadi satu-satunya daerah percontohan new normal karena menerapkan PPKM level 1. Oleh karena itu, ia berharap Desa Wisata Serang turut menyukseskan percontohan uji coba transisi dari pandemi ke endemi.

Menparekraf Sandiaga Uno menunjukkan aplikasi PeduliLindungi saat mengunjungi Desa Wisata Serang, Blitar, Jawa Timur. Foto: Kemenparekraf

“Kini semua mata dunia melihat kota Blitar, karena ini adalah uji coba level satu dan transisi dari pandemi menuju endemi. Berarti Kabupaten Blitar memiliki tanggung jawab khusus karena mengelilingi Kota Blitar agar transisi pandemi ke endemi sukses. Desa Wisata Serang juga harus bantuk menyukseskan program tersebut,” ujar Menparekraf.

Sandiaga menjelaskan bahwa Desa Wisata Serang memiliki potensi wisata yang menarik. Secara geografis, Desa Wisata Serang berada di perbukitan karst dan pesisir pantai. Pantai Serang menjadi daya tarik utama serta ikon Desa Wisata Serang.

Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Goa Kedungkrombang di Desa Wisata Serang, Blitar, Jawa Timur. Foto: Kemenparekraf

Selain itu, desa yang memiliki jarak 179 km dari Bandar Udara Internasional Juanda atau sekitar 4 Jam 7 Menit ini juga memiliki gua yang bernama Goa Kedungkrombrang. Goa Kedungkrombang merupakan daya tarik wisata yang unik karena berada di tengah pemukiman warga dengan 103 anak tangga serta merupakan peninggalan sejarah tempat bertapa para prajurit Pangeran Diponegoro dan prajurit Sudanco Supriyadi PETA.

“Menurut saya ini perpaduan yang harus kita dukung ke depan, bahwa potensi wisata ini dapat menggerakan ekonomi Indonesia,” ujar Sandiaga.

Desa Serang juga memiliki konservasi penyu yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dari tujuh jenis penyu yang ada di dunia, tiga di antaranya (penyu hijau, penyu lekang, penyu sisik) bertelur di sekitar Pantai Serang. Warga desa membuat sebuah tempat Konservasi Penyu, dengan mempelajari serta membudidayakan penyu dari mulai bertelur hingga dilepas di area pantai secara otodidak.

Oleh karena itu, untuk mendukung konservasi penyu di Desa Wisata Serang, Menparekraf

“Jadi ini adalah alat yang akan memompa air laut yang akan masuk ke dalam tangki yang akan digunakan melestarikan dan mengembangbiakkan penyu-penyu kita dan jangan sampai punah apalagi jangan sampai terinjak-injak dengan orang yang ingin membuat konten,” ujar Sandiaga.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga juga menginap di salah satu homestay di Desa Wisata Serang dengan biaya Rp350 Ribu per malam.

Bupati Blitar, Rini Syarifah, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menparekraf Sandiaga ke Desa Wisata Serang. Kehadiran Menparekraf Sandiaga dikatakannya turut mempromosikan Desa Wisata Serang sehingga diharapkan dapat menaikkan jumlah kunjungan wisatawan.

Menparekraf Sandiaga Uno melepas anak penyu di konservasi penyu di Desa Wisata Serang, Blitar, Jawa Timur. Foto: Kemenparekraf

“Kehadiran Bapak memberikan angin surga kepada kami bagi kita semua di Kabupaten Serang membangkitkan perekonomian Blitar,” kata Rini, pada siaran pers di halaman resmi situs Kemenparekraf

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno dalam visitasi Desa Wisata Serang, Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua.

Pewarta: Nish
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Jaksel Konversi Ruang Publik Jadi Etalase Pelaku Ekraf Seni Rupa

13 Mei 2022 - 11:33 WIB

Trending di Kabar