Menu

Mode Gelap
Ultralight Hiking/Backpacking Untuk Pemula Fenomena Pendakian Gunung Tektok Jika Tak Ada Pendaki Gunung, Tak Mungkin Ada Freeport! Tualangi Samudera Dunia Seorang Diri Selama 210 Hari Diusia 16 Tahun Tim Gabungan Lakukan Penanganan Banjir dan Longsor di Luwu, Sulsel

Kabar · 8 Nov 2021 12:17 WIB ·

Pembentukan Geopark di Provinsi Gorontalo Sebagai Upaya Menggerakkan Perekonomian Masyarakat


 Salah satunya di Desa Wisata Religi Bubohu di Kabupaten Gorontalo yang memiliki pegunungan karst. Foto: Kemenparekraf Perbesar

Salah satunya di Desa Wisata Religi Bubohu di Kabupaten Gorontalo yang memiliki pegunungan karst. Foto: Kemenparekraf

Burangrang.com | Gorontalo – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung pembentukan sejumlah geopark di Provinsi Gorontalo sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam Dialog Pembangunan Berkelanjutan bertajuk “Peluang, Tantangan, dan Problematika Pengembangan Pariwisata sebagai Sektor Potensial Menuju Gorontalo sebagai Geopark Nasional” di Damhil Hotel, Gorontalo, Sabtu (6/11/2021), Sandiaga mengatakan pembentukan geopark ini diharapkan dapat meningkatkan peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Gorontalo di masa yang akan datang. “Sehingga kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah pandemi COVID-19 ini bisa kita wujudkan,” kata Sandiaga.

Dialog Pembangunan Berkelanjutan bertajuk “Peluang, Tantangan, dan Problematika Pengembangan Pariwisata sebagai Sektor Potensial Menuju Gorontalo sebagai Geopark Nasional”. Foto: Kemenparekraf

Sandiaga menyebutkan geopark-geopark ini nantinya akan dibentuk di tiga kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo. Salah satunya di Desa Wisata Religi Bubohu di Kabupaten Gorontalo yang memiliki pegunungan karst.

“Jadi nanti akan dipilih dan diajukan dalam masterplan yang tengah disusun dan mudah-mudahan ini bisa menjadi penyemangat kita karena selama 1,5 tahun ini pariwisata terpuruk dan 34 juta masyarakat Indonesia berpotensi kehilangan pekerjaan. Tapi dengan adanya geopark ini sesuai dengan tren pariwisata baru yang berbasis alam dan budaya mudah-mudahan ini jadi kebangkitan kita dan terbukanya peluang kerja sehingga ekonomi segera bergerak,” ungkap Sandiaga.

Dialog Pembangunan Berkelanjutan bertajuk “Peluang, Tantangan, dan Problematika Pengembangan Pariwisata sebagai Sektor Potensial Menuju Gorontalo sebagai Geopark Nasional”. Foto: Kemenparekraf

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sandiaga mengungkapkan pihaknya akan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, terutama pemerintah daerah setempat dan tokoh-tokoh masyarakat Gorontalo yang duduk di DPR RI. “Ini merupakan sebuah kolaborasi kolosal dan mudah-mudahan dalam waktu singkat (bisa diwujudkan),” katanya.

Dalam acara ini Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba; dan Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok. Sandiaga juga menyempatkan diri berkeliling meninjau stand dari pelaku-pelaku ekonomi kreatif di Gorontalo yang ada di lokasi acara tersebut.

Pewarta: Nish
Editor: And

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sail Tidore 2022 Akan Dimeriahkan Puluhan Penerjun TNI AL

24 Mei 2022 - 10:00 WIB

Sail Tidore 2022

Menyoroti Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

20 Mei 2022 - 19:26 WIB

Kepala BNPB Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Siklon Tropis Seroja NTT

13 Mei 2022 - 13:34 WIB

Delegasi G20 Sepakat Pembiayaan Internasional Dukung Penciptaan Iklim Pariwisata Berkelanjutan

13 Mei 2022 - 13:17 WIB

Indonesia Dominasi Piala Dunia Panjat Tebing Hingga Pecahkan Rekor Dunia Tercepat

13 Mei 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Jaksel Konversi Ruang Publik Jadi Etalase Pelaku Ekraf Seni Rupa

13 Mei 2022 - 11:33 WIB

Trending di Kabar